Jumat, 07 Desember 2012

16 Jenis Kanker dan Cara Deteksi Dininya (Bag.1)

Penyakit yang paling mematikan di dunia adalah kanker. Kanker banyak sekali macamnya dan Anda perlu mengenal dan mengetahui cara untuk mendeteksi kanker secara dini.

Berikut adalah jenis kanker beserta cara pendeteksian secara dini seperti dikutip dari ivillage, antara lain:


1. Kanker Payudara

Menurut American Cancer Society, ada sekitar 226.870 kasus kanker payudara yang terjadi tahun ini dan sekitar 2190 kasus terjadi pada pria. Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita setelah kanker kulit.

Wanita pada usia 40 tahun atau lebih tua harus melakukan pemeriksaan mammogram setiap tahunnya untuk mendeteksi kanker secara dini. Wanita yang masih muda harus melakukan pemeriksaan sendiri atau memeriksakan kondisi payudaranya ke dokter setiap tiga tahun sekali.

Jika Anda memiliki risiko kanker payudara yang diturunkan dari orangtua atau keluarga Anda, periksakan ke dokter untuk mendapatkan prosedur pemeriksaan MRI.

Gejalanya adalah muncul benjolan yang semakin membesar pada payudara dan perubahan ukuran, bentuk dan warna pada payudara dan puting.

2. Kanker Serviks

Kanker ini terjadi pada serviks yang menghubungkan uterus dengan vagina. American Cancer Society menyatakan ada sekitar 12.170 wanita yang menderita kanker serviks tahun ini. Kanker serviks biasanya terjadi pada wanita di bawah usia 50 tahun.

Untuk mendeteksi penyakit ini secara dini, lakukan tes pap mulai pada usia 21 tahun dan selanjutnya tiap 3 tahun sekali jika hasilnya normal. Pada usia 30 tahun, tes pap harus dikombinasikan dengan tes HPV setiap 5 tahun sekali sampai usia 65 tahun.

Gejalanya adalah pendarahan abnormal pada vagina, seperti pendarahan setelah berhubungan seks, setelah menopause, timbulnya bercak darah ketika menstruasi, nyeri ketika berhubungan seks dan gejala lainnya.

3. Kanker Rahim

Sebanyak 47.130 kasus kanker rahim terjadi tahun ini, menurut American College of Obstetricians and Gynecologists. Sekitar 9 dari 10 orang yang menderita kanker rahim menunjukkan gejala pendarahan pada vagina, nyeri panggul, nyeri saat berhubungan seks dan kehilangan berat badan secara drastis.

Tidak ada tes screening yang spesifik untuk mendeteksi kanker rahim secara dini pada wanita yang belum menunjukkan gejala tertentu.

Tapi wanita yang memiliki risiko tinggi terhadap kanker rahim, yaitu wanita yang tidak pernah melahirkan, obesitas, diabetes atau tekanan darah tinggi, harus segera memeriksakan kondisinya ke dokter jika mengalami pendarahan vagina.

4. Kanker Ovarium

Kasus kanker ovarium tahun ini terjadi pada sekitar 22.280 wanita. Kebanyakan terjadi pada wanita pasca menopause. Tidak ada tes screening khusus untuk kanker ovarium, tetapi jika Anda merasa ada yang salah pada kondisi ovarium Anda, dokter akan melakukan uji panggul dan tes tambahan lainnya seperti ultrasound.

Gejalanya adalah perut kembung, nyeri pada panggul, kehilangan nafsu makan, terlalu sering buang air kecil, mudah lelah, nyeri ketika berhubungan seksual dan nyeri punggung.

Jika Anda mengalami kondisi tersebut, segera periksakan ke dokter, khususnya jika Anda telah berumur 55 tahun atau lebih, pasca menopause, tidak pernah melahirkan dan memiliki keluarga yang punya riwayat kanker.

5. Melanoma (Kanker Kulit)

Sekitar 76.250 kasus melanoma terjadi pada tahun ini. Melanoma adalah kanker kulit yang berasal dari sel-sel penghasil pigmen (melanosit). Jeni kanker ini biasanya terjadi pada orang di bawah usia 30 tahun.

Anda dapat melakukan proses screening sendiri untuk mencegah melanoma dengan mengamati tanda-tanda munculnya bintik-bintik pada kulit Anda. Atau jika kulit Anda terlalu sensitif, kunjungi dokter kulit untuk mengetahui lebih lanjut apakah Anda berisiko terhadap melanoma.

Gejala yang mungkin pada penderita melanoma adalah munculnya bintik atau tahi lalat yang berubah bentuk, warna dan ukuran. Terkadang di sekitar bintik dan tahi lalat akan terasa gatal, nyeri bahkan terjadi pendarahan.

6. Kanker Prostat

Sekitar 241.740 kasus kanker prostat terjadi tahun ini. 2 dari 3 orang yang menderita kanker prostat adalah pria yang berumur lebih tua dari 65 tahun.

Belum ada tes screening yang direkomendasikan untuk mendeteksi kanker prostat secara dini. Anda harus menjalani pemeriksaan tes darah prostate-specific antigen (PSA) dan digital rectal exam (DRE) jika telah menginjak usia 50 tahun atau lebih.

Gejala kanker prostat antara lain bermasalah dalam ereksi, urin yang mengandung darah, nyeri pada pinggang dan melemahnya kaki.

7. Kanker Testis

Sebanyak 8.590 kasus kanker testis terjadi tahun ini berdasarkan data dari National Cancer Institute. Penderitanya paling banyak adalah pria pada usia 20 sampai 35 tahun.

Anda harus segera memeriksakan kondisi testis Anda ke dokter jika Anda menemukan sesuatu yang aneh pada testis. Gejala yang mungkin adalah pembengkakan testis dan rasa berat pada skrotum.

8. Leukemia (Kanker Darah)

Kasus leukemia tahun ini telah terjadi pada 47.150 orang, berdasarkan data National cancer Institute. Leukimia adalah jenis kanker yang mempengaruhi sumsum tulang dan jaringan getah bening. Semua kanker bermula di sel, yang membuat darah dan jaringan lainnya.

Tidak ada tes screening yang dapat dilakukan untuk mendeteksi leukimia secara dini. Gejala yang mungkin terjadi pada penderita leukimia adalah bengkaknya kelenjar getah bening di sekitar leher atau ketiak tanpa disertai rasa sakit, demam, mudah terinfeksi, mudah lelah, mudah berdarah ketika luka dan kehilangan berat badan.




Sumber : Detik.com/Health

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar